Essay tentang : Peran Masjid Pada Masa Pandemi Covid-19
Disusun oleh : Adib Hibatullah
Mahasiswa IAIN Surakarta
Prodi PAI Fakultas Tarbiyah
Masjid merupakan tempat peribadahan umat Islam, terdapat banyak masjid di Indonesia karena negara Indonesia merupakan negara yang memiliki masyarakat yang sebagian besar beragama Islam. Oleh karena itu masjid sangat penting bagi kegiatan umat Islam di Indonesia terutama untuk kegiatan kerohanian mialnnya sholat, pengajian, organisasi agama, sampai tempat TPA. Ada juga masjid yang terdapat perpustakaannya Sehingga menjadi tempat pendidikan agama. Tetapi sekarang banyak masjid yang tidak difungsikan sebagaimana mestinya karena teedapat himbauan dari pemerintah yang menganjirkan beribadah, bekerja dan beraktivisan di rumah karena adanya wabh virus covid-19. Oleh karena itu sekarang masjid banyak yang tidak mengadakn sholat berjamaah, bahkan tidak lagi mengumandangkan adzan. Hal tersebut semestinya tidak tepat sebagaimana kebiasaan umat Islam yang selalu ke masjid, akan tetapi juga masih ada masjid yang tetap menjalankan sholat berjamaah dan menghiraukan himbauan pemerintah. Disini saya akan sedikit mengulas bagaimana peran masjid di saat pandemi virus covid-19 seperti sekarang ini.
Masjid yang berada di Indonesia sudah sepantasnya mengumandangkan adzan 5 waktu sebagaimana semestinya, dikarenakan adanya kebebasan beragama dan menjalankan syariat yang dianutnya sebagaimana terdapat dalam UUD 1945. Berbeda dengan di negara yang umat Islam adalah minoritas seperti halnya di Belanda, Amerika, dan Inggris. Di negara-negara yang minoritas umat islam bila kita ingin ke masjid pun sangatlah sulit karena sedikit masjid, apalagi bila aszan berkumandang, akan di tegur oleh pemerintah karena dianggap mengganggu. Oleh karena itu masjid yang ada di Indonesia haruslah tetap mengumandangkan adzan meskipun tidak mengadakan sholat jamaah di masjid tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan umat Islam di sekitar wilayah masjid tersebut bila wsudah waktu masuk sholat. Terlebih di saat bulan Ramadhan, adzan maghrib sangat di butuhkan untuk mengingatkan umas Islam jukalau waktu buka puasa telah tiba. Masjid juga penting di saat puasa seperti sekarang yaitu untuk memberitahu umat Islam jika waktu sahur atau membangunkan orang untuk sahur. Oleh karena itu penutupan masjid secara total sangatlah tidak cocok bila diterapkan di Indonesia.
Peran masjid sangatlah penting dikarenakan terdapat pengeras suara yang sudah pasti akan terdengar banyak orang jika ada seseorang memberi informasi lewat pengeras suara tersebut. Di sini masjid juga verfungsi secara sosial, yaitu untuk memberi informasi kepada masyarakat luas mengenai berbagai macam pengumuman untuk kepentingan bersama. Karena umat Islam merupakan Agama yang rahmatan lil alamin yang dimana seluk beluk umat islam merupakan rahmat bagi alam semesta yang membawa kebaikan bagi semuanya. Masjid juga dapat dijadikan sebagai pusat sumbangan bagi masyarakat yang kurang mampu, terutama pada masa lockdown seperti sekarang yang dimana banyak pelerjaan tidak dapat dilakukan dan banyak masyarakat yang menganggur, hingga banyak pedagang yang gulung tikar karena dagangannya tidak laku. Hal ini menyebabkn masjid sangat penting karena orang-orang dapat menyumbang ke masjid dan akan di kelola oleh panitia sumbangan untuk dibelikan sembako yang akan di bagikan kepada masyarakat yang kurang mampu. Sebagaimana perintah agama kita harus menyisihkan harta kita untuk si sedekahkan kepada orang yang kurang mampu. Pengajian di masjid juga tidak harus ditiadakan secara total karena kita juga dapat memanfaatkan masjid sebagai sarana dakwah, yaitu bengan cara mengadakan pengajian online dengan cara megundang ustadz untuk bertanya dan di sebarluaskan melalui sosial media, hal ini sangat bermanfaat terutama sekarang semua kegiatan masyarakat hanya dikerjakan di rumah, dan pengajian berjamaah di masjid pun tidak dapat terlaksana.
Karena banyaknya manfaat penggunaan masjid di saat wabah covid-19 ini sangat banyak tidak cocok bila ada masyarakat yang menutup kegiatan masjid secara total. Begitujuga dengan masyarakat yang tidak menghiraukan himbauan dari pemerintah untuk menjaga jarak dengan orang lain dan melakukan lockdown. Mereka tetap mengadakan semua kegiatan masjid seperti biasa, hal ini juga tidak cocok dikarenakan dapat memperbesar kemungkinan penularan virus covid-19. Dikarenakan bila ada masjid yang masih mengadakan sholat berjamaah misalnya sholat jumat, pasti orang yang di sekitar rumahnya terdapat masjid yang tutup akan mencari ke tempat lain untuk sholat, hal ini lah yang membuat kemungkinan penyebaran virus covid-19 menjadi bertambah. Juga bila para pengurus masjid tidak ulet dalam memelihara kebersihan masjid, akan lebih memperbesar lagi kemungkinan penyebaran virus covid-19, seperti tidak rutin menyapu dan mengepel lantai mansjid, tidak rutin menyemprotkan disinfektan ke lingkungan masjid, tidak menyediakan tempat cuci tangan yang memadahi akan menyebabkan kemungkinan itu lebih besar. Bahlan sekarang ada protokol kesehatan yang harusnya lebih serius yaitu dengan alat ukur suhu tubuh dan tenda penyemprotan disinfektan ke seluruh tubuh. Bila hal itu juga tidak diperhatikan juga akan memperbesar kemungkinan penyebaran virus covid-19.
Di saat seperti sekarang haruslah dibentuk kerjasama antar seluruh waega masyarakat untuk mencegak penyebaran virus covid-19, dikarenakan masjid yang masih buka biasanya dikarenakan adanya pengurus masjid yang masih Bersikuku dengan menjalankan ibadah karena masjid tersebut dibuat oleh dana bersama, tidak dengan dana pribadi jadi tidak boleh ditutup secara sepihak. Hal ini karena dipengaruhi faktor ekonomi yang membuat ketidak taatan dengan himbauan pemerintah. Seharusnya kita sebagai umat Islam yang baik harus menaati perkataan pemimpin kita dan juga mengutamakan keselamatan bersama dengan beribadah di rumah, sebagaimana di himbau oleh Bapak Presiden Joko Widodo.
Kesimpulan :
Beribadah di masjid pada masa pandemi virus covid-19 seperti sekarang seharusnya dapat dilakukan di rumah saja, karena mendapat keringanan dalam menjalankan ibadah. Karena agama Islam tidak pernah memberatkan umatnya terlebih membahayakan nyawa seperti di saat sekarang ini. Tetapi seperti kita tahu masjid juga jangan di tutup total karena masih ada hal lain yang dapat dimanfaatkan dari keberadaan masjid di sekitar lingkungan kita, seperti untuk adzan, mengingatkan sahur, memberi pengumuman, dan menjadi pusat sumbangan. Dengan demikian seharusnya kita sebagai masyarakat Indonesia yang sebagian besar umat Islam harus sadar untuk saling menjaga antar sesama untuk keselamatan semua umat.
Komentar
Posting Komentar